Tampilkan postingan dengan label Programming. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Programming. Tampilkan semua postingan

Pengenalan Pemrograman Komputer Bagi Pemula - Part 3 (Alur Pembuatan Program)


  Sebagai seorang programmer yang baik, tentu saja tidak melakukan pembuatan dan pengkodean program secara langsung, namun harus merancang berbagai perencanaan atau langkah - langkah kerja program secara sistematis dan metodologi terstruktur yang memisahkan proses suatu aplikasi menjadi beberap bagian.

    Langkah kerja program atau metodologi terstruktur bisa juga disebut sebagai algoritma. Algoritma adalah urutan langkah - langkah yang disusun secara sistematis dan logis, atau bisa kita bayangkan algoritma adalah suatu prosedur untuk melakukan sesuatu. Dengan menggunakan algoritma, kita bisa tahu langkah - langkah untuk membuat sesuatu dengan tepat dan akurat, sehingga kesalahan - kesalahan dalam membuat sesuatu dapat diminimalkan, atau bahkan dapat dihilangkan.

Misalnya, kita ingin membuat secangkir teh manis. Maka, kita juga harus tahu kapan jika kita ingin menaruh gula, teh, dan air hangat, serta juga porsi - porsinya (berapa sendok gulanya, dll). Detail alur langkah - langkahnya dapat dilihat di gambar berikut :

   Jika kita tidak melakukan prosedur (algoritma) diatas, maka akan mengakibatkan produk tersebut tidak sempurna, alias gagal. Oleh karena itu, ini adalah pentingnya algoritma dalam pembuatan program. Apabila dalam proses pembuatan algoritma atau perancangan algoritma masih terjadi kekurangan, maka dampaknya adalah ke aplikasinya, aplikasi mungkin dapat terjadi crash, ataupun ada bug pada saat dijalankan.

   Bisa saja seorang programmer itu langsung melakukan coding untuk membuat aplikasi, aplikasi akan jadi. Namun, jika kita perhitungkan tingkat efisien waktu, pikiran, tingkat error, dan waktu perbaikan bug akan lebih jauh efisien jika kita menyusun algoritma terlebih dahulu, karena itu (algoritma) akan menjadi sarana pengingat kita agar kita tidak mudah lupa tentang alur jalannya program. Jika sampai lupa, hasilnya aplikasi akan sulit dikembangkan, dan apabila dalam pembenahan bug aplikasi, akan memakan waktu yang cukup lama sekali.

   Oleh karena pentingnya perancangan algoritma diatas, maka kita harus tahu terlebih dahulu langkah - langkah sistematis dasar dalam menyelesaikan permasalahan dalam pemrograman. Berikut ini langkahnya :

  1. Mendefinisikan Masalah
  2. Menganalisa dan membuat rumusan pemecahan masalah
  3. Desain algoritma dan Representasi
  4. Pengkodean, Uji Coba, dan pembuatan dokumentasi.
   Untuk memahami langkah dasar dalam pemecahan masalah dalam sebuah komputer mari kita mendefinisikan sebuah permasalahan yang akan diselesaikan langkah demi langkah sebagaimana metodologi pemecahan masalah yang akan dibahas selanjutnya. Masalah yang akan kita selesaikan akan didefinisikan pada bagian selanjutnya.

(1). Definisi Permasalahan 

   Seorang programmer umumnya mendapatkan tugas berdasarkan sebuah permasalahan. Dan itu dituntut untuk diselesaikan dengan cara yang paling baik, efisien, dan praktis (tidak bertele - tele). Sebelum mencapai hal itu, atau sebelum sebuah program terdesain dengan baik untuk menyelesaikan beberapa permasalahan, masalah - masalah yang terjadi harus dapat diketahui dan terdefinisi dengan baik untuk mendapatkan detail persyaratan Input dan Output. 

   Sebuah pendefinisian yang jelas adalah sebagian dari penyelesaian masalah. Pemrograman komputer mempersyaratkan untuk mendefinisikan program terlebih dahulu sebelum membuat suatu penyelesaian masalah.
Mari kita definisikan sebuah contoh permasalahan :
"Buatlah sebuah program yang akan menampilkan berapa kali sebuah nama
tampil pada sebuah daftar"

(2). Analisa Permasalahan

   Setelah sebuah permasalhan terdefinisi secara memadai, langkah yang paling ringkas dan efisien dalam penyelesaian harus dirumuskan. Maksud dari dirumuskan adalah memecahkan masalah tersebut menjadi beberapa bagian kecil dan ringkas. 

Maksud dari kecil dan ringkas dapat divisialisasikan sebagai berikut :

Contoh masalah :
Menampilkan jumah kemunculan sebuah nama pada daftar

Input Terhadap Program :
Daftar Nama, Nama yang akan dicari.
 Output Dari Program :
Jumlah kemunculan nama yang akan dicari.

Setelah kita memecahkan masalah dengan mengelompokkan Input dan Output Program  seperti diatas, maka penyelesaian masalah akan menjadi lebih mudah.

(3). Desain Algoritma dan Representasi

   Setelah kita mengetahui dengan baik dan jelas mengenai permasalahan yang ingin diselesaikan, langkah selanjutnya yaitu membuat rumusan algoritma untuk menyelesaikan permasalahan. Dalam pemrograman komputer, penyelesaian masalah dilakukan atau didefinisikan dalam langkah demi langkah.

  Seperti yang telah dikatakan diatas, Algoritma adalah urutan langkah - langkah logis penyelesaian masalah yang disusun secara sistematis dan logis. Logis merupakan kunci sebuah algoritma. Langkah - langkah dalam algoritma harus logis dan bernilai benar atau salah.

  Algoritma dapat diekspresikan dalam bahasa manusia, menggunakan presentasi grafik melalui sebuah diagram alir (FlowChart) ataupun melalui PseudoCode yangmenjembatani antara bahasa manusia dengan bahasa pemrograman.

 Berdasarkan permasalahan yang terjadi pada bagian sebelumnya, bagaimanakah kita dapat memberikan solusi penyelesaian secara umum dalam sebuah alur yang dapat dengan mudah dimengerti?

Mengekspresikan cara penyelesaian melalui bahasa manusia :

  1. Tentukan daftar nama.
  2. Tentukan nama yang akan dicari, anggaplah ini merupakan sebuah kata kunci.
  3. Bandingkan kata kunci terhadap setiap nama yang terdapat pada daftar.
  4. Jika kata kunci tersebut sama dengan nama yang terdapat pada daftar, tambahkan nilai 1 pada hasil perhitungan
  5. Jika seluruh nama telah dibandingkan, tampilkan hasil perhitungan (output).
Setelah itu, kita dapat mengetahui cara penyelesaiannya melalui FlowChart :


Contoh FlowChart



Atau, dapat diekspresikan melalui PseudoCode :

listNama   = Daftar Nama 
keyNama   =  Nama yang dicari
hitung       = 0
Untuk setiap nama pada Daftar Nama Lakukan :
    Jika nama == keyNama
        Hitung = Hitung + 1
Tampilkan Hitung

3.1 Simbol FlowChart dan artinya

   FlowChart adalah cara untuk mendesain algoritma secara grafis, atau langkah - langkah yang kita buat, diwujudkan dalam bentuk visual maupun simbol, dimana masing-masing simbol itu mempunyai arti tertentu atau dapat merepresentasikan kegiatan tertentu pula. FlowChart diawali dengan Terminator Start dan diakhiri dengan Terminator End  dalam mengakhiri suatu permasalahan.

   Sebuah FlowChart pada umumnya tidak menampilkan instruksi bahasa pemrograman, namun menetapkan konsep solusi dalam bahasa manusia, ataupun notasi sistematis.

    Berikut ini akan dibahas tentang kegunaan/arti dari tiap - tiap simbol dari FlowChart, kegiatan yang diwakili serta aturan yang diterapkan dalam penggunaan simbol tersebut :


Tabel Simbol FlowChart

4. Pengkodean, Uji Coba dan Pembuatan Dokumentasi

   Setelah algoritma sudah terselesaikan, maka penulisan program dapat dimulai. dengan menggunakan algoritma sebagai pedoman, maka kode program dapat ditulis sesuai dengan bahasa pemrograman apapun yang dikuasai atau yang dipilih.

   Setelah menyelesaikan seluruh kode program, langkah selanjutnya yaitu menguji program tersebut apakah telah berfungsi sesuai tujuannya untuk memberikan solusi pemecahan dari suatu masalah. Bilamana terjadi kesalahan - kesalahan kode dalam program, disebut juga sebagai bugs, maka kita perlu untuk mengkaji ulang rumusan/algoritma yang telah dibuat, kemudian memperbaiki implementasi kode program yang mungkin keliru. Proses ini disebut dengan debugging.

Terdapat dua tipe kesalahan (errors) yang akan dihadapi seorang programmer. Yang pertama adalah compile-time error, yang kedua adalah Runtime error.

4.1 Compile-Time Error

   Error ini muncul jika terdapat kesalahan penulisan kode program, ataupun suatu komponen dari function atau variable (field) yang belum tedefinisi. Sehingga Compiler akan mendeteksi kesalahan yang terjadi, maka kode tersebut tidak akan bisa dikompilasi.

   Mengapa ada error seperti ini?, Coba pikirkan seperti jika kita ingin pergi ke suatu kota, mestilah hal yang kita lakukan setelah berkemas atau preparing adalah mengecek atau memastikan barang-barang penting dan keperluan tertentu harus kita bawa, tentunya agar barang tersebut tidak lupa/tertinggal dirumah. Apabila sampai tertinggal, maka gawatlah urusannya. Acara yang kita hadiri atau ditengah perjalanan kita akan tersendat gara-gara lupa membawa sesuatu barang yang amat pentingnya.

   Nah, bayangkan Compiler itu adalah manusia, Kode Sumber program kita adalah barang-barang kita, dan proses menjalankan program adalah saat kita berangkat ke suatu kota. Apabila Compiler, tidak melakukan self-checking atau pengecekan pertama kali, lalu programnya sudah terkompilasi menjadi suatu aplikasi, dan ternyata masih banyak error kode yang tersembunyi dalam program. Tentunya akan mengakibatkan program atau komputer kita crash atau hang. Inilah pentingnya kenapa Compiler harus mengecek struktur kode program untuk pertama kali, adalah untuk memastikan agar semua variabel terinisialisi dengan benar, struktur kode yang sitematis sesuai dengan bahasa programnya masing-masing.

4.2 Runtime Error

   Ternyata oh ternyata, Compiler masih punya kelemahan dan tidak bisa mengidentifikasi seluruh kemungkinan kesalahan kode saat waktu kompilasi. Umumnya, kesalahan kode yang terjadi adalah:
  • Infinite Loop, Perulangan tiada akhir.
  • Program tidak memberikan output yang sesuai dengan perkiraan algoritma.
  • Kesalahan Logika dalam proses pembuatannya.
  • Memory Error
  • Beberapa Exception yang tidak dihandle secara tepat.
  • Program menggunakan banyak memori, sehingga menyebabkan komputer hang.
  • dll

  Sebagai contoh, penulisan kode pada program terlihat tanpa kesalahan, namun pada saat kita menelusuri struktur logika kode tersebut, bagian yang sama pada kode tereksekusi berulang–ulang tanpa akhir. Pada kasus tersebut compiler tidak cukup cerdas untuk menangkap kesalahan tipe ini pada saat proses kompilasi. Sehingga saat program dijalankan, aplikasi atau bahkan keseluruhan komputer mengalami hang karena mengalami proses perulangan yang tidak berakhir.

    Untuk memudahkan dalam memeriksa suatu kesalahan suatu program ataupun
memahami jalannya program, kita juga perlu membuat suatu dokumentasi dari program yang dibuat. Dokumentasi tersebut berisi informasi mulai dari tujuan dan fungsi program, algoritma, serta cara penggunaannya. 

    Terimakasih sudah membaca, semoga informasi ini bermanfaat bagi anda, dan jika ingin membantu, silahkan share artikel ini agar dapat memberikan banyak manfaat kepada khalayak umum, khususnya para Mahasiswa serta juga untuk meninggalkan komen di kolom komentar.

Salam,

@APWDevs!

Relevant Tags :

tutorial-programming, alur-pembuatan-program, flowchart, desain-program

Pengenalan Pemrograman Komputer bagi Pemula - Part 2 (Mengenal Programming)




    Bahasa program adalah teknik komunikasi standar untuk mengekspresikan instruksi kepada komputer. Selayaknya, bahasa manusia, setiap bahasa memiliki struktur atau tata tulis dan aturan tertentu. 

    Seperti jika kita ingin berkomunikasi dengan orang asing, maka kita pun dituntut untuk menguasai bahasa orang asing tersebut. Misalnya kita berkomunikasi dengan bahasa indonesia kepada orang asing, maka orang asing tersebut tidak akan paham akan apa yang kita katakan. Sebaliknya pula, jika orang asing mengatakan sesuatu hal kepada kita, kita pun akan bingung.

    Oleh karena itu, untuk menyelesaikan masalah ini butuh bahasa perantara atau istilahnya bahasa internasional untuk berkomunikasi, seperti bahasa inggris. Tentunya sebagian besar orang asing sudah paham dengan bahasa inggris. Dan kita pula harus memahami bahasa tersebut, karena jika kita pergi ke negeri asing, kita bisa berkomunikasi dengan mudah.

    Seperti yang telah dijelaskan diatas, analoginya komputer itu adalah orang asing dan kata "kita" adalah Programmer, jadi orang asing tersebut mempunyai bahasa biner dan "kita" mempunyai bahasa indonesia. Apabila kita berkomunikasi dengan komputer, komputer tidak akan menerima request atau bingung dengan bahasa kita. Sebaliknya, kita akan bingung pula ketika komputer mengirim informasi kepada kita, mata kita akan langsung berkaca-kaca apabila melihat sederetan angka biner. Hmmmmmm.....



Gambar alur pembuatan program.

    Oleh karena itu, diciptakanlah suatu bahasa yang dapat menjadi perantara kita untuk berkomunikasi dengan komputer. Bahasa ini disebut dengan bahasa pemrograman. Bahasa ini, memungkinkan bagi para Programmer untuk memerintah komputer secara tepat, akurat, dan efisien untuk melakukan suatu tugas tertentu. Tentunya, bahasa ini harus dicompile atau dalam istilahnya dikonversi menjadi bahasa mesin terlebih dahulu dengan Compiler , setelah itu menjadi sebuah aplikasi yang siap digunakan.

   Bahasa pemrograman memfasilitasi seorang programmer secara tepat menetapkan data apa yang sedang dilakukan oleh komputer selanjutnya, bagaimana data tersebut disimpan dan dikirim, dan apa yang dilakukan apabila terjadi kondisi yang variatif.

    Bahasa pemrograman dapat dibagi/diklasifikasikan menjadi beberapa jenis tingkatan, yaitu : tingkat rendah, menengah, dan tingkat tinggi. Semakin tinggi tingkat level dari bahasa program tersebut, artinya bahasa program tersebut semakin menyerupai bahasa manusia. Sedangkan, apabila semakin rendah tingkat level dari suatu bahasa komputer, maka bahasa tersebut akan menyerupai/seperti bahasa mesin (Mnemonic Assembly, biner).


Lalu, Apa saja macam - macam bahasa pemrograman ?

Sesuai dengan level - levelnya masing - masing (3 level), dapat dikelompokkan menjadi :


(1).  Bahasa Pemrograman Tingkat Tinggi
logo kotlin
     Merupakan bahasa tingkat tinggi yang mempunyai ciri-ciri mudah dimengerti karena kedekatannya terhadap bahasa sehari – hari. Sebuah pernyataan program diterjemahkan kepada sebuah atau beberapa mesin dengan menggunakan compiler.
Sebagai contoh adalah : JAVA, Kotlin.





(2). Bahasa Pemrograman Tingkat Menengah

logo kotlin

  Merupakan bahasa yang dimana penggunaan instruksi telah mendekati bahasa sehari - hari. walaupun masih cukup sulit untuk dimengerti karena menggunakan lambang atau kode khusus ataupun juga menggunakan singkatan - singkatan yang sulit dimengerti. Contoh dari bahasa ini adalah : C, FORTRAN





(3). Bahasa Pemrograman Tingkat Rendah
Assembly
Dimana bahasa program ini adalah bahasa program generasi pertama. Bahasa jenis ini sangat sulit dimengerti karena instruksinya hampir menggunakan bahasa mesin. Programmer biasa pun tidak akan sanggup mengerti bahasa ini dengan mudah. Disebut juga dengan bahasa Assembly. Bahasa ini merupakan bahasa dengan pemetaan satu - persatu terhadap instruksi komputer. Setiap instruksi Assembly diterjemahkan ke bahasa komputer (biner) dengan menggunakan assembler.




Relevant Tags :
programmer
pemula-programmer
bahasa-pemrograman
belajar-program


Pengenalan Pemrograman Komputer Bagi Pemula - Part 1 (Mengenal Komputer)


    Komputer adalah salah satu perangkat yang paling digemari oleh manusia, bahkan perangkat ini menjadi kategori nomor satu untuk kebutuhan apapun. Menjadi nomor satu dalam hal ini adalah paling banyak digunakan bagi masyarakat millenial jaman now.


    Komputer yang dimaksudkan disini adalah berbagai perangkat elektronik yang umumnya digunakan dalam urusan computing, atau menjalankan sebagian tugas - tugas manusia secara spesifik dan secara pintar, seperti: membuat tugas, merancang dokumen, chatting, game, dll. Jadi, sebenarnya banyak alat yang termasuk ke dalam komputer, seperti : Smartphone, PC, Laptop, NoteBook, dll.

    Oleh karena pesatnya pertumbuhan penggunaan produk ini, maka banyak Developer Software dan Hardware yang berlomba - lomba menciptakan banyak inovasi untuk memenuhi kebutuhan pasar. Developer dalam artian ini adalah pengembang, yang artinya orang yang membuat, berinovasi dan atau mengembangkan sesuatu hal yang nantinya akan menjadi suatu produk yang jadi dan dipasarkan ke masyarakat. Sedangkan, software adalah perangkat lunak, dan hardware adalah perangkat keras (nantinya akan dibahas di sesi berikutnya).

    Untuk itu, marilah sekarang kita sebagai anggota dari masyarakat seharusnya jangan hanya menjadi konsumen saja, tetapi juga harus belajar untuk memproduksi dan berinovasi, agar dapat memberikan manfaat bagi kita sendiri, masyarakat, bangsa, negara dan juga tentunya dunia!

Bagaimana Komputer bekerja ?

 
    Sebelum kita memahami bagaimana komputer itu dapat bekerja, alangkah baiknya jika kita harus memahami pengertian secara lanjut dari komputer itu sendiri.

    Komputer sendiri berasal dari bahasa latin, yaitu Computare atau dari bahasa inggris, yaitu to compute yang sama-sama berarti menghitung. Sehingga secara definisi, komputer adalah suatu mekanisme alat/sistem yang terdiri dari komponen hardware dan software yang menunjang dan saling bekerjasama dalam kerja operasinya, sehingga dapat melaksanakan fungsi tertentu yang diinginkan oleh Brainware (pengguna).

    Dalam definisi pemrograman, komputer adalah sekumpulan alat elektronik yang saling bekerja sama, dapat menerima masukan informasi(input), mengolah data(proses) dan memberikan informasi(output) setelah diproses oleh komputer yang dapat berwujud file, display, suara, dll. Itu semua (Input-Proses-Output) terkoordinasi dibawah kontrol program yang tersimpan di memori.

   Jadi, dapat disimpulkan bahwa kerja dari perangkat komputer dapat digambarkan seperti ini :


  • Input Device : masuk dalam kategori input, komputer menerima data berupa informasi yang berasal dari keyboard, atau gambar dari kamera atau juga suara dari mikrofon, kemudian data tersebut dikirimkan ke bagian process untuk diproses lebih lanjut oleh CPU.
  • Bagian Tengah/Process/CPU : masuk dalam kategori process, setelah komputer menerima data, kemudian CPU (Central Processing Unit) akan memproses data dari perangkat input secara simultan, atau secara langsung dan cepat. Pada tahap ini, akan terjadi koneksi antara unit perangkat CPU dan RAM dalam mekanisme alur komunikasi data, yaitu ketika CPU membutuhkan memori sementara untuk menyimpan suatu set instruksi yang akan dijalankan, proses ini terjadi terlampau cepat, yaitu dalam waktu beberapa picosecond. Proses ini terjadi secara terus-menerus (r/w RAM) sampai komputer dimatikan. Dan apabila, ada perubahan data pada sisi Software sistem operasi, maka CPU akan mengeset value/nilai pada ROM. 
  • Output Device : masuk dalam kategori Output, setelah CPU meyelesaikan instruksi - instruksinya, lalu hasil dari pengolahan tadi akan ditampilkan baik itu dalam bentuk display, suara, maupun disimpan dalam bentuk file. 
Komputer memiliki 2 komponen utama, yaitu Hardware dan Software. 


Hardware atau dalam istilahnya adalah perangkat keras, adalah perangkat yang tersusun atas perangkat - perangkat elektronik, yang dapat disentuh dan diraba, seperti : monitor, PC, keyboard, hdd, dll.




Software atau dalam artinya adalah perangkat lunak komputer, perangkat ini tersusun dari sekumpulan instruksi-instruksi kode untuk menjalankan suatu komputer dan medukung operasi perangkat keras (hardware) secara efisien, sehingga komputer dapat berjalan dengan semestinya. Perangkat ini tidak dapat diraba, disentuh. Akan tetapi, perangkat ini berwujud : program aplikasi, system operasi dan utilitas lainnya(program)








Apa Saja Komponen Dasar Dalam Komputer?

Kelompok HARDWARE
  1. Central Processing Unit (CPU) atau biasa disebut processor adalah merupakan bagian dari perangkat keras komputer yang melakukan pemprosesan aritmatika dan logika serta pengendalian operasi komputer secara keseluruhan. Prosesor terdiri atas dua bagian/komponen utama, yaitu ALU (Arithmetic Logical Unit) dan CU (Control Unit). Bagian ALU merupakan bagian pemrosesan yang berfungsi untuk melakukan semua perhitungan aritmatika atau matematika yang terjadi sesuai dengan instruksi program. Sedangkan bagian CU bertugas untuk memberi arahan /kendali/kontrol terhadap operasi yang dilakukan di bagian ALU.
  2. Memori adalah storage/media penyimpanan data pada komputer. Dibagi menjadi :
    1. Primary Memory / Memori Utama adalah memori yang digunakan untuk menyimpan data dan instruksi dari program yang sedang dijalankan oleh CPU. Umumnya bersifat sementara dan seringkali disebut sebagai RAM. Adapun karakteristik memori ini adalah :
      1. Volatile -> informasi hanya akan ada selama komputer dihidupkan, artinya data atau informasi akan hilang ketika komputer dimatikan.
      2. Mempunyai Kecepatan transfer data yang tinggi.
      3. Akses random
    2. Secondary Memory adalah memori yang digunakan untuk menyimpan data, sistem operasi, program aplikasi secara permanen, arti dari permanen disini adalah bila komputer dimatikan, data yang tersimpan juga tidak akan hilang. Contoh : Floppy Disk, Harddisk, CD ROM, magnetic tape, optical drive, T-Flash, SSD, dll. Adapun karakteristiknya adalah :
      1. Persisten atau non volatile
      2. Kecepatan transfer data relatigf rendah
      3. Akses random atau sekuensial.
  3. Input Dan Output Device merupakan bagian yang berfungsi sebagai penghubung antara komputer dengan lingkungan diluarnya, yaitu sebagai penerima masukan dari pengguna(input) dan menampilkan informasi yang telah diproses(output). Adapun dapat dibagi menjadi 2 kelompok :
    1. Input device (Piranti Masukan) sebagai media komputer untuk menerima data / masukan dari pengguna, seperti :
      1. Keyboard
      2. Mouse
      3. Touchpad
      4. Touchscreen
      5. Scanner
      6. Kamera
      7. Joystick
    2. Output Device (Piranti Keluaran) sebagai media komputer untuk menampilkan informasi/data yang telah diproses, seperti :
      1. Monitor
      2. Speaker
      3. Printer

Kelompok Software

   Program-program komputer yang berguna untuk menjalankan suatu pekerjaan sesuai dengan yang dikehendaki penggunanya. Ditulis dengan menggunakan beberapa instruksi khusus yang hanya dapat dimengerti oleh komputer. Instruksi khusus tersebut diperoleh dengan membuat kode program khusus untuk platform tertentu dengan bahasa program yang berbeda - beda pula, dari source code program itu nantinya akan dicompile dengan menggunakan program khusus, sehingga nanti akan berwujud suatu paket aplikasi yang siap digunakan. Software terdiri dari beberapa jenis, yaitu :
  1. Sistem Operasi (DOS, Unix, Linux, OS/2, Windows) merupakan software yang berfungsi untuk mengelola atau memanajemen seluruh perangkat yang terhubung dengan perangkat komputer, sehingga dapat tercipta komunikasi yang efektif, efisien dan terkoneksi dengan baik. Tanpa adanya sistem operasi, sebuah komputer tidak akan berguna sama sekali atau hanya sebagai mesin kosong yang tak ada artinya.
  2. Program Utility (Norton, Scandisk, PC Tools) berfungsi untuk membantu untuk mengisi kekurangan /kelemahan dari sebuah sistem operasi, sehingga bila ada suatu program fungsi yang belum ada dalam komputer, dapat diisi dengan program aplikasi ini.
  3. Program Aplikasi (MS Ofifice, LibreOffice, Netbeans) Merupakan program khusus yang berjalan pada sistem operasi untuk melaksanakan fungsi yang khusus. Umumnya program aplikasi ini berbeda-beda tergantung dari spesifikasi komputer/device yang dimiliki(OS, Platform). Jadi, misalnya kita mengetik dengan MS Word di Windows, maka di Linux kita bisa mengetik dengan LibreOffice, karena di Linux tidak support/kompatibel dengan MS Word. Untuk lebih lanjut, silahkan ikuti materi selanjutnya.
  4. Program Paket merupakan program aplikasi yang dikembangkan untuk kebutuhan umum, seperti :
    1. Pengolah Kata : WordStar, MS Word, Word Perfect, Notepad, LibreOffice Writer
    2. Pengolah angka : MS Excel, LibreOffice calc
    3. Presentasi : MS PowerPoint
    4. Desain Grafis : CorelDraw, Photoshop
  5. Compiler merupakan program aplikasi yang digunakan untuk merubah kode program menjadi suatu set instruksi kode yang berbentuk aplikasi komputer. Mengapa menjadi set-set instruksi kode khusus? karena komputer hanya memahami satu bahasa, yaitu bahasa mesin. Bahasa mesin adalah bahasa yang hanya terdiri dari angka 1 dan 0, atau bisa disebut sebagai kode biner. Sehingga sangatlah tidak efektif dan efisien apabila manusia untuk membuat program yang terdiri dari nilai 0 dan 1. Maka dari itu, dibutuhkanlah aplikasi Compiler.
Sekian dari artikel ini, semoga bermanfaat. Silahkan lanjutkan ke materi selanjutnya yaitu :Pengenalan Pemrograman Komputer Bagi Pemula - Part 2 (Mengenal Programming)

Apabila anda merasa senang dengan artikel ini, bisa anda share ke social media. Terimakasih! dan Salam Programmer Indonesia!